Senin, 25 Mei 2009

Simbolon News: Simbolon Suhut Ni Huta Rayakan Paskah Di Cibubur

Simbolon News: Simbolon Suhut Ni Huta Rayakan Paskah Di Cibubur

Simbolon Suhut Ni Huta Rayakan Paskah Di Cibubur

Guna mempererat tali persaudaraan serta persatuan di antara seluruh keluarga besar Simbolon Suhut Ni Huta yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) punguan keturunan anak kelima dari tujuh bersaudara anak dari marga Simbolon ini menggelar Kebaktian Paskah di Cibubur, Jakarta Timur Minggu (19/4).

"Karena kita bersama-sama masih dalam suasana paskah, maka kita memperingati paskah tapi juga untuk mempererat tali persaudaraan," kata Lukman Simbolon, SH Ketua Panitia Kebaktian Paskah 2009 Simbolon Suhut Ni Huta Boru, Bere, Ibebere se Jabodetabek berbicara kepada Batak Pos di Gedung Cut Nyak Dien, Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur.
Acara yang dimaksudkan pengganti acara tahunan bona taon diikuti setidaknya 2.500 orang dewasa diisi dengan Kebaktian Paskah, dilanjutkan makan siang bersama, ramah tamah, tortor dan hiburan dari artis-artis ibukota seperti Joy Tobing, Franky Sihombing, Dakka Hutagalung, Simbolon Kids, lawak Nai Malvinas, dan door prize

Mereka terlihat antusias mengikuti acara. Semua seragam memakai kaos berwarna merah bertuliskan logo PSBI (Punguan Simbolon dohot Boruna Se Indonesia), terasa sekali tidak ada satupun yang menonjol-nonjolkan diri

Acara dikemas tanpa lelang sehingga semua undangan terutama boru dan bere tak merasa terbebani kehadirannya. Tinggal yang hatinya tergerak saja untuk urunan membantu keuangan panitia. Lukman berharap melalui kegiatan bersama ini seluruh keturunan Simbolon Suhut Ni Huta tetap satu dan solid. Pada kesempatan itu diadakan pula pendataan seluruh anggota punguan untuk dibukukan dan nantinya dibagikan kepada seluruh anggota.

Sementara 500 anak-anak yang hadir secara khusus diadakan kebaktian dan berbagai kegiatan Paskah berlangsung di ruang terbuka di samping danau, diantaranya lomba mencari telur Paskah dibimbing Guru-Guru Sekolah Minggu HKBP Rawamangun. "Ini, dimaksudkan untuk menanamkan anak-anak agar lebih mengenal sang pencipta yaitu Tuhan kita Yesus Kristus," tambah Lukman.

Teruskan Ruma Parsaktian

Salah seorang keturunan Simbolon Suhut Ni Huta Drs Effendi MS Simbolon yang juga Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Se Indonesia (PSBI), yang menghimpun seluruh marga Simbolon turunan dari tujuh bersaudara (sohe) yang ada di seluruh Indonesia berjanji akan turun tangan langsung merealisasikan pembangunan ruma parsaktian bagi Simbolon Suhut Ni Huta yang Februari lalu sempat terhambat

"Saya akan turun langsung membangun ruma parsaktian itu, pasti akan beres," kata Effendi disambut gembira seluruh keturunan Simbolon Suhut Ni Huta. Karena, menurutnya adalah hak bagi setiap keturunan Suhut Ni Huta memperoleh atau memperbaiki rumah parsaktiannya.
Politisi senior PDI Perjuangan itu juga berpesan agar seluruh keturunan Simbolon Suhut Ni Huta jangan sampai terputus tali persaudaraan dengan seluruh haha anggi dari yang enam sohe lainnya. Pasalnya, semuanya bersaudara dan berasal dari satu darah yang sama.
"Disiplin organisasi dijaga, yang salah diberi sanksi, tapi jangan kita berhadap-hadapan dengan yang lain," kata Effendi.

Tentang PSBI Effendi mengatakan, akan mengadakan rapat kerja nasional kedua pada bulan Mei mendatang, sekaligus merestrukturisasi kepengurusan. Khusus PSBI di wilayah Jakarta, sesuai aspirasi warga dalam waktu dekat akan dideklarasikan pembentukan PSBI Wilayah Jakarta Utara, PSBI Jakarta Selatan, PSBI Bekasi dan seterusnya. Pengurus baru yang akan dipilih adalah mereka yang betul-betul mematuhi dan mengerti aturan dan anggaran dasar PSBI.

"Karena PSBI dilahirkan bukan atas dasar rekayasa, bukan atas dasar kemauan orang-orang. Tapi PSBI lahir dari satu keinginan bersama dari keturunan Keluarga Besar Simbolon dari pitu sohe itu," tegas Effendi. hap

Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon Berusaha Majukan Pabolon Jabodetabek

Ketua Umum terpilih Punguan Pomparan Raja Ompu Bolon Simbolon (Pabolon) dohot Boruna Jabodetabek 2009-2012, Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon/br Sagala, mengaku sudah mempunyai program khusus untuk memajukan perkumpulan marga Simbolon.
“Sebelum saya pensiun sudah ada permintaan untuk terlibat di partai dan tugas-tugas lain. Tapi, karena saya tidak tertarik dengan partai atau tidak mau terlibat berpolitik, semuanya saya tolak. Mungkin melalui punguan (perkumpulan) inilah diberikan Tuhan yang tepat bagi saya untuk berbuat.
Sebab, saya sudah bertekad bahwa sisa waktu yang ada ini ingin mencurahkan pikiran dan perhatian ke bidang sosial. Kemungkinan besar saya masih bisa berbuat sesuatu untuk kepentingan masyarakat banyak,”ungkapnya kepada Batak Pos usai pelantikan dirinya sebagai Ketua Umum Pabolon, di Gedung Mulia, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Minggu (19/4).

Menurut Jenderal berusia 57 tahun ini, melalui Pabolon berusaha untuk memberikan sesuatu yang berarti kepada punguan. Contohnya, peningkatan pemahaman-pemahaman tentang sesuatu, membuka wawasan dari marga Simbolon tentang sesuatu.
“Kalau dilihat secara umum, sumber daya manusia marga Simbolon masih banyak yang kurang. Jadi, kita coba memberikan peningkatan pemahaman terhadap sesuatu, supaya pikiran lebih terbuka,”ujarnya.
Apakah salah satu programnya memerhatikan anggota yang tidak mampu atau perekonomiannya yang pas-pasan, sehingga sulit untuk menyekolahkan anaknya, Cornel Sombolon secara terbuka mengaku bahwa mengenai hal itu sudah lama dia pikirkan.

“Inilah salah satu cita-cita saya sejak dulu, bagaimana untuk mengatasinya. Saya bisa merasakan bagaimana keterbelakangan itu. Dengan keterbelakangan pengetahuan dan juga keterbatasan ekonomi, banyak di antara kita tidak mampu melanjutkannya hanya karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, saya minta kepada semua pengurus Pabolon 2009-2012 harus rela berkorban dalam menjalankan tugasnya,”tegasnya.
Pesta Pabolon Meriah
Pesta Syukuran Bonataon Punguan Pomparan Raja Ompu Bolon Simbolon (Pabolon) se-Jabodetabek 2009, benar-benar meriah. Pengunjung membludak, melebihi kapasitas gedung, panitia sempat kewalahan, namun akhirnya teratasi atas kesadara semua pihak.
Acara diawali dengan kebaktian pagi hari dipimpin Pastor Paulinus M Simboloon, OFM Cap dan Pdt Eldarton Simbolon STh. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Panitia Penyelenggara, Ketua Umum Periode 2006-2009 sekaligus penyerahan memori pertanggungjawaban kepada Dewan Sohe.
Dan makan siang bersama serta pelantikan pengurus baru Pabolon Jabodetabek 2009-2012 yang dilakukan oleh Dewan Sohe. Pelantikan diiringi dengan manortor bersama, sehingga tidak terlihat kaku.
Kehadiran 30 artis Batak keturunan marga Simbolon, yakni Simbolon Sister, Simbolon Kids membuat suasana bertambah meriah. Para artis tersebut mengawali penampilan dengan koor bersama. Dan hampir semua lagu-lagu yang dibawakan para penyanyi sangat melekat dihati pengunjung. Sehingga ribuan undangan dengan spontan turut bernyanyi bersama.

Suasana semakin meriah dan penuh keakraban, ketika ratusan anak-anak dan remaja diberikan kesempatan untuk manortor bersama. Sementara para orangtua memberi saweran kepada mereka.
Dalam acara tersebut, selain melantik pengurus baru Pabolon, juga melantik pengurus Naposobulung Simbolon ((Nabolon). Kemudian memberikan penghargaan kepada Natuatua (orangtua) berusia 75 tahun ke atas, lelang parcel dan lelang gambar pajangan serta penarikan door prize.
Pengurus Pabolon Jabodetabek 2009-2012, adalah Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon/br Sagala (Ketua Umum), Kolonel DR Bisler Simbolon/br Nainggolan (Ketua Harian), Maruli Simbolon/br Situmorang (Ketua Bidang Adat), Letkol Luhut Simbolon, SH, MT/br Manurung (Ketua Bidang Organisasi).
Kemudian Drs Manaor Simbolon/br Nainggolan (Ketua Bidang Seni dan Budaya), Kapten Marinir Tony Simbolon/br Gurning (Ketua Bidang Pemuda), dan Drs Sotar Baduara Simbolon/br Sinaga (Sekretaris Umum), serta Drs Anggiat Groy Simbolon/br Simanjuntak (Bendahara Umum). Ditambah pengurus lainnya, termasuk 13 pengurus wilayah.

Sedangkan pengurus Nabolon Jabodetabek 2009-2012, sebagai ketua adalah Ordani ST Simbolon, SE didampingi sejumlah pengurus lainnya sesuai bidang masing-masing. Ikl

Catatan:
Tunggu realisasi tulisan ini setelah setahun, apakah memang benar-benar ada atau hanya retorika belaka.